
Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof.DR.Suaidi.MA.Ph.D, kembali mengeluarkan edaran, menyikapi perkembangan semakin meningkatnya penyebaran covid 19 di jambi. Hal ini disampaikannya malam ini, Senin(23/3/2020) sekitar pukul 19. 00 WIB setelah melaksanakan rapat pimpinan secara online. Dengan hasil rapat sebagai berikut:
- Melakukan tugas kedinasan dari rumah ( work from home).
- Mengajar dari rumah dengan sistem belajar online
- Kegiatan akademik, ( seminar proposal, ujian skripsi mahasiswa , dilakukan dgn sistem online
- Untuk Saltpam tetap bekerja 3 sip sehari semalam, dgn menjalankan protap pencegahan covid 19.m
- Selama melaksanakan tugas kedinasan ( work from home) tetap di rumah,di anggap hadir.
- Pimpinan fakultas hrs melakukan evaluasi work from home, untuk meninjau efektivitasnya

Sementara itu Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi sekaligus sebagai jubir Corona (Covid-19) Johansyah membenarkan adanya satu pasien di Jambi positif Covid-19.
Satu pasien tersebut disinyalir seorang ASN asal Tebo yang dirujuk ke RSUD Raden Mattaher Jambi.
“Salah satu pasien Jambi laki-laki dengan umur 55 tahun dinyatakan positif corona (Covid-19),” tuturnya di sela-sela rapat koordinasi yang digelar Pemprov di ruang Pola, Senin (23/3/2020).
Untuk identitas pasien itu, Johansyah tidak mau membocorkan identitasnya. “Dalam protap kerja tidak boleh menyebutkan nama,” ungkapnya.
Upaya selanjutnya, Johansyah menyebut akan melakukan tes kesehatan, khususnya kepada para perawat di RSUD Raden mattaher untuk mengecek kondisi kesehatan mereka selaku yang kontak dengan pasien.
Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi Samsiran Halim mengatakan saat ini kondisi pasien yang dimaksud stabil.
“Pasien stabil tidak ada sesak. Dan riwayat perjalanan pasien pulang dari Jakarta,” tambahnya.
Dengan demikian, pasien ini merupakan pasien pertama yang teinfeksi virus Covid-19 di Jambi.