
Wakil Rektor II UIN SUTHA Dr.As’ad Isma,M.Pd membuka Lomba Memasak Gulai Terjun sebagai masakan Tradisional Khas Jambi
Kegiatan berlansung di Auditorium Chatib Quzwain UIN SUTHA 8 Desember 2020 Wakil Rektor II menyampaikan apresiasi atas edukasi para Ibu Dharma Wanita UIN SUTHA dalam mengadaan perlombaan cara memasak gulai terjun, gulai terjun ini harus kita promosikan yang merupakan salah satu kuliner khas Jambi. Gulai Terjun tak asing lagi di telinga masyarakat Jambi salah satu masakan khas Jambi yang terdiri dari daging dan rempahan tradisional ala kapung.
Wakil rektor II juga menyampaikan permohonan maaf dan salam dari rektor pada saat ini beliau masi bertugas di Jakarta dalam memperjuang UIN SUTHA pengembangan Strategis ia juga menyapaikan bahwa UIN SUTHA masuk rangking 3 sesama perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia. Dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia UIN SUTHA di ranking 40 dan ranking 485 dari 912 Peguruan Tinggi se Dunia dari 84 negara.Ucapnya.
Dharma Wanita UIN Sutha menjadi masakan khas Jambi bagian tangkai lomba dalam rangka Dies Natalis ke 53 Tahun 2020 yang diperlombakan pagi ini selasa 8 Desember 2020 bertempat di Auditorium Chatib Quzwain UIN Sutha.

Hj. Chadijah Su’aidi selaku Ketua DWP UIN Sutha Jambi mengatakan lomba gulai terjun sengaja kita perlombakan dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke 53 yang pesertanya terdiri dari para Ibu-ibu Dharma Wannita UIN Sutha, tujuan gulai terjun diperlombakan salah satunya bentuk mendorong para istri rajin memasak untuk suami dan keluarga.

Ia menambakah namayapun “Gulai Terjun” cukup menarik perhatian banyak orang terutama dari luar Jambi dan rasanya tentu menarik dan berbeda dari gulai -gulai daging lain.
dilokasi lomba memasak gulai terjun yang bertempat di auditorium kampus UIN Sutha Sungai Duren juga banyak bermacam macam kue tradisional khas Jambi Ibu Eni Magrani As’ad mengajak kita semua untuk menikmati masakan khas Jambi (ar)