Ketua FKUB Provinsi Jambi Minta Pemda Perhatikan FKUB

Untuk menunjang jalannya program FKUB Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi, Prof.Hasbi Umar selaku Ketua FKUB Provinsi Jambi sangat mengharapkan pemerintah daerah memperhatikan program FKUB yang ada di Daerah, hal ini disampaikan pada acara kegiatan FKUB yang di prakarsai oleh KUB Kanwil Kemenag Jambi di Hotel Wiltop Jambi (3/3).

keberadaan FKUB ditengah bangsa ini sudah diatur oleh pemerintah dibawah Kemenag dan Kemendagri termasuk turunannya pemerintah daerah, karena FKUB mempunyai peran penting dalam menjaga kerukunan beragama di NKRI ini. Ucapnya.

Dalam diskusi bersama FKUB kabupaten /Kota salah satu yang berkembang di forum adalah anggaran yang tidak memadai dalam kegiatan FKUB, bagaimana program mau jalan jika anggaran dana tidak ada.tegasnya

FKUB diminta untuk menyiapkan rencana kerja baik untuk anggaran perubahan 2021 maupun untuk usulan anggaran 2022 termasuk anggaran biayanya setiap kegiatan yang dibuat, ajukan ke pemerintah daerah, nanti FKUB Provinsi mengkomunikasikan dengan pemerintah daerah masing-masing. Tambahnya.

Menag Lantik Ka.Biro AAKK UIN Jambi dan Pejabat Lainnya.

Jakarta (Kemenag) — Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melantik Kepala Biro AAKK UIN Jambi serta sejumlah Pimpinan dan Pejabat Eselon II pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). 

Pelantikan yang digelar di  Operation Room, Kantor Kementerian Agama Jakarta ini disaksikan oleh Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam M. Ali Ramdhani. Pelantikan juga dihadiri Pejabat Eselon I Kemenag.

“Saya mengucapkan selamat kepada  Pimpinan PTKIN dan Pejabat Eselon II yang dilantik hari ini. Semoga saudara sekalian amanah dan sukses dalam mengembang jabatan yang baru,” kata Menag Yaqut Cholil Qoumas mengawali sambutannya usai melantik, Selasa (2/3/2021). 

Ia menambahkan seluruh ASN Kemenag perlu membangun paradigma positif dalam melihat proses rotasi dan mutasi yang terjadi. “Paradigma positif yang harus senantiasa kita bangun adalah rotasi dan mutasi untuk tujuan perkembangan karir. Rotasi dan mutasi bukanlah hukuman selama seseorang bekerja dengan baik dan benar,” ujar Menag. 

“Dalam posisi dan  jabatan yang baru, seorang pejabat memiliki kesempatan untuk menorehkan reputasi dan prestasi di tempat yang berbeda. Suatu organisasi apabila dikelola dengan sentuhan kepemimpinan akan terus dapat berinovasi,” sambungnya. 

Berikut nama pejabat yang dilantik: 

  1. Dr. Siti Nurjanah, M.Ag sebagai  Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jurai Siwo Metro masa jabatan 2021-2025; 
  2. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo masa jabatan 2021-2025; 
  3. Dr. Zaenal Mustakim, M.Ag sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan masa jabatan 2021-2025; 
  4. Dr. Danial, S.Ag, M.Ag sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Malikussaleh Lhokseumawe masa jabatan 2021-2025; 
  5. Dr. H. A. Bazari, M.Pd sebagai Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin Banten; 
  6. Dr. H. Mamat Rahmatullah, M.M sebagai Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta; 
  7. Drs. H. A. Munir, M.A menjadi Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi; dan 
  8. Dr. H. Nanang Fatchurochman, S.Pd., M.Pd sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten

Kakanwil Kemenag Jambi Buka Kegiatan Peningkatan Kapasitas FKUB dan Lembaga Keagamaan

Kakanwil Kemenag Jambi H. Muhammad

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jambi H. Muhammad membuka Kegiatan peningkatan kapasitas Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Lembaga Keagamaan,kegiatan yang berlangsung di Hotel Wiltop Jambi dari tangga 2 – 4 Maret di hadiri oleh para pengurus FKUB se-Provinsi Jambi

Dalam sambutannya, kehadiran para pengurus FKUB dalam kegiatan ini, dapat mendorong peningkatan kerukunan beragama di Jambi, jangan kerukunan ini rusak oleh kepentingan dan ego kelompok maupun individu.

lanjutnya, Persoalan dalam pemahaman beragama suatu yang wajar tetapi jangan membuat perpecahan, karena perpecahan dan pemaksaan itulah yang menyalahi undang-undang. ikutilah aturan yang sudah sah dan berlaku. Ucapnya

Para Peserta FKUB se- Provinsi Jambi

Sebelumnya ketua panitia H.Wahyudi dalam laporannya kegiatan ini merupakan wahana bagi pengurus FKUB d Jambi dalam membangun senergiritas serta ajang dikusi FKUB dalam membangun kerukunan umat beragama di Jambi.

Ia menambahkan indeks kerukunan umat beragama provinsi Jambi saat ini 70.7 kategori baik. Kedepannya kita mengharap Kerukunan Beragama di Jambi dapat ditingkatkan sehingga pembuktiannya paling tidak mendapat Harmony Award. Harapnya

.

Komit Maju Ke Senayan 2024, M.Nazori susuri Masyarakat Jambi Wilayah Timur

M.Nazori Menyapa Mak -mak di Kampung Laut.

Kesungguhan untuk Memperjuang Nasib Masyarakat Jambi, M. Nazori yang berkomitmen akan maju ke DPR RI Pada Pileg 2024 mendatang, terus berupaya menjelajahi dan memantau secara langsung keadaan masyarakat tidak hanya pada wikayah Jambi Barat, namun wilayah Timur, Ini terbukti minggu(28/2/2021) kemaren ia berkunjung Muara Sabak Tanjabtimur.

Ia menambahkan walaupun pembangunan Inprastruktur jalan belum merata keseluruhan di wilayah Tanjung Jabung Timur, ini dapat maklumi karena membangun Impratruktur Jalan dan Jembatan bukan perkara gambang banyak sekali dana daerah tersedot dibuatnya apa lagi membangun jalan pada kawasan gambut bisa dua kali lipat dari biaya tempat lain.

Dalam kunjungannya ia melihat secara langsung kondisi Inprstruktur Jalan dari Kota Jambi sampai ke Muara Sabak, dalam kunjunganya ia merasa Bangga Inprastruktur ini sudah cukup baik dan bagus tinggal lagi sedikit saja jalan menuju pelabuhan ujung Jabung yang belum selesai. ini bentuk komitmen Bupati Romi dan teman teman lain untuk bergerak bersama dalam membangun daerah.

M.Nazori Bersama Kaum Melinial di atas Jembatan Muaro Sabak Tanjab Timur

ia manambahkan kehadirannya diwilayah hilir ini dapat memberi gambaran kepada saya akan tugas yang saya embankan nanti sebagai aspirator masyarakat di pusat, yang jelas saya mohon dukungan masyarakat niat saya terkabulkan. Saya yakin sekali Masayarakat Hilir ini tentu memberi dukungan kepada yang beromitmen untuk arah perubahan wikayah timur Jambi ini.

Bang Nazori panggilan akrabnya. Juga melihat langsung kondisi ekonomi masyarakat. apa lagi masa pandemi ini. Ia mengharap pemerintah dinas terkait terus berupaya membantu masyarakat. Ini tugas kita.ucapnya.

Dalam kujungannya bang Nazori disambut hangat kaum melinial Tanjabtimur. Mereka selalu mengabadi pertemuannya dengan calon DPR RI yang enerjik.

Niat Maju ke DPR RI 2024, M.Nazori Terus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat.

M.Nazori Bersama Ibu -ibu di Marangin

Niat tulus untuk maju ke DPR RI 2024, M.Nazori terus melakukan komunikasi dengan masyarakat, hal itu terbukti ia lakukan akhir pekan kemaren turun ke masyarakat di Merangin.

Putra asal Sungai Manau Kabupaten Merangin yang disapa bang Nazori disambut hangat oleh kaum ibu di Merangin, dalam pertemuan yang penuh tawa tersebut, ia menyampaikan hajatnya untuk berencana maju ke senayan 2024 mendatang. Kehadirannya ditengah masyaarakat untuk menyerap aspirasi masyarakat dan minta do’a restu dari masyarakat.

Ia berkeinginan sekali untuk membantu masyarakat melalui tugasnya sebagai wakil rakyat nantinya, karena disitu ada peran kita dalam mengatur program dan kebijakan pemerintah untuk pro rakyat. Ucapnya.

Lanjutnya, peran ibu sangat penting dalam gerakan massa nanti pada saat tiba nantjnya. Bahkan pengaruh ibu -ibu dalam sangat besar pengruhnya menurutnya suara ibu ibu adalah suara hati. tambahnya.

wasiat Untuk Kita Semua!!!

. TERUSLAH
BERSAHABAT
SAMPAI TUHAN
BERKATA
WAKTUNYA
PULANG

Ketika ada kesempatan…..,
Pergilah bersama teman-teman.
Berkumpul- kumpul, bukan sekadar makan, minum dan bersenang, tetapi ingat, waktu hidup kita semakin singkat. Maka dari itu, bangunkanlah PERSAUDARAAN.

Mungkin lain waktu kita tidak akan bertemu lagi.

Mungkin lain waktu kita sudah semakin susah untuk berjalan.

Umur itu seperti es batu, dipakai atau tidak, akan tetap mencair dan berakhir.

Begitu juga dengan umur kita.
Digunakan atau tidak digunakan, umur kita akan tetap berkurang, dan akhirnya kembali ke hadirat Tuhan.

Kita akan menjadi tua, sakit, dan meninggal..

Jalani hidup ini dengan ceria, sabar dan santai.

Jangan suka mau menang sendiri, sementara orang lain selalu salah.

Jangan buang sahabat cuma karena tak sepakat.

Satu keburukan teman, bukan berarti hilang sembilan kebaikannya.

Perbanyaklah waktu untuk berkumpul dengan teman- teman dan saudara-saudara kita.

Siapa tahu mereka nanti akan menjadi penolong kita di akhirat kelak.
Buanglah jauh jauh sifat egois dan iri hati.

Terimalah kekurangan dan kelebihan dari sahabat.

Bertemanlah dengan apa adanya, bukan karena ada apanya.

Nikmati semua waktu, senda dan tawa. Hargai semua perbedaan.
Percayakan kemampuan teman kita.

Jaga perasaannya, tutupi aibnya.
Bantu ketika dia jatuh, sediakan bahu ketika dia menangis.

Tepuk tangan dan gembira ketika dia sukses.
Sebut namanya dalam doa kita.

Bertemanlah dengan hati yang baik dan tulus.
Ketika hatimu baik dan tulus, percayalah, Allah juga akan selalu bersamamu.

Teruslah bersahabat sampai Tuhan berkata waktunya pulang..

Salam persahabatan selamanya 🙏🙏🙏
Pappy Ilyas

M.Nazori : Mulai dari Sekarang Kita Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

M.Nazori Mendampingi Masyarakat produksi Ambon Ikan Patin di Desa Ture Batanghari

Putra Merangin Asal Desa Sungai Manau yang akrab di Sapa dengan bang Nazori setiap hari membangun Kepribadian anak muda Jambi dari berbagai macam kegiatan, terus melakukan komunikasi dengan masyarakat secara langsung.

Upaya yang dilakukannya ingin melihat langsung keadaan masyarakat khususny di Jambi sebagai modal nantinya maju di pileg DPR.RI 2024 mendatang.

Keberanian yang membuat ia turun ke masyarakat karena sudah mendapat sinyal dukungan dari salah satu tokoh terkemuka di Jambi dan perahu politik sabagai sampan nantinya. “Kita garap terus untuk meraih dukungan masyarakat, karena dukungan masyarakatlah yang membuat kita duduk diparlemen nantinya.”ucapnya

M.Nazori Calon DPR RI: Restu Tokoh Masyarakat Modal Bagi Kita Bergerak

M.Nazori Bersama H.Masruri Wabub Merangin.

Niat tulusnya Putra Sungai Manau merangin M.Nazori untuk berjuang menuju Senayan 2024 terus ia lakukan, tak henti-henti ia membangun komunikasi lintas tokoh untuk menyerap aspirasi Masyarakat maupun konsep dalam membangun masyarakat melalui parlemen.

Segala upaya komunikasi selalu dilakukan diantaranya melakukan silaturrahim denga berbagai tokoh dengan tujuan untuk mendapat dukungan dan do’a restu agar leluasa bergerak turun menyapa masyarkat.

Tokoh Muda Merangin yang berdomisili di Kota Jambi yang akrab dengan para ribuan mahasiswa ini, selalu membuka ruang untuk berdiskusi dengan anak muda Jambi, “anak muda harapan bangsa yang harus mendapat perhatian dan kasih sayang dari kita, kita bantu mereka agar menjadi pemuda yang tangguh dan produktif sebagai calon pemimpin masa depan”. Ucapnya

kita akan terus bergerak untuk menyapa dan melihat kondisi masyarakat secara langsung sebagai bahan kita jika di amanah nantinya.sambungnya.

Siap Mengemban Amanah Menuju Senayan 2024

M. NAZORI

Muhammad Nazori mengajak anak muda Jambi terus melakukan tindakkan yang bermamfaat buat orang lain, meskipun kadang kala tidak dihargai hal ini disampaikannya pada saat dirinya dikunjungi oleh kaum melenial Jambi di kediamannya Fattimura Kota Jambi.

Pria yang akrab dipangil bang Nazori terus mendapat dukungan dari berbagai lapisan masyarakat baik yang muda maupun yang tua, untuk mengantar dirinya menuju senayan 2024 mendatang. Jika Masyarakat Jambi memberi dukungan kita siap mengemban amanah tersebut. Katanya.

Dalam beberapa diskusi yang ia lakukan, ia mengajak semuanya untuk bergerak bersama dalam memajukan daerah, karena majunya daerah ini, bukan orang lain, tapi dari kita semua. Ucapnya.

Pria yang mempunyai cakrawala pemikiran yang luas dan cerdas, acap kali mengajak kaum melenial berdiskusi saling bertukar pemikiran untuk Jambi, menurutnya pemuda adalah modal utama untuk kemajuan daerah dan bangsa, tugas kita terbentang luas untuk kemajuan daerah. Ucapnya.

Kyai Tanpa SerbanNamanya menggurat. Menembus batas-batas lokal. Mengikatkan diri ke dalam jaringan intelektual secara global. Gagasan-gagasan besarnya untuk menegakkan Islam kemajuan yang moderat, inklusif, dan modern–menyatu dengan umat, menyatu dengan bangsa–telah melarutkan dirinya dalam gerak ikhtiar menciptakan perdamaian dunia melalui forum-forum dialog antariman dan peradaban yang ia gagas bersama tokoh-tokoh agama dunia.JERNIH–Saudaraku,Dia adalah salah seorang dosen pavoritku di Fakultas Ushuluddin, IAIN Ciputat. Pengampu mata kuliah “Pemikiran Politik Islam Modern”. Tak pelak, dia dikenal sebagai pakar politik Islam. Dunia akademik sungguh mengakuinya. Bahkan, hingga manca negara.Ketahuilah. Dia sosok cerdas. Cakrawala pikirannya sangat luas dan terbuka. Jauh dari kesan sikap ekslusif, intoleran, dan apalagi radikal. Dalam setiap kesempatan, dia acap kali mempromosikan Islam damai: menyantuni keragaman. Baginya, meyakini sama-dengan menghargai perbedaan. Mempelopori kerja sama antara agama di kalangan aktivis kampus.Tak hanya itu, dia sangat ramah. Penuh perhatian. Semua aktivis potensial kampus lintas Ormas selalu menjadi atensinya. Usai kuliah, misalnya, para aktivis itu sering dia kumpulkan di Rumah Makan Serba Nikmat. Restoran beken di Ciputat ketika itu, tak mungkin terjangkau aktivis-mahasiswa.Setelah terkumpul, lalu kami diajak diskusi. Serius-santai. Penuh tertawa. Tentang tema-tema aktual. Tentu sambil ditraktir makan siang. Tak jarang, selesai acara, sebagian dari mereka, dia kasih uang transportasi. Dan, aku termasuk yang sering kebagian “berkah” itu. Mengasyikkan. Hahaha…Ada cerita menarik. Dia ternyata pembaca tulisan-tulisanku di koran nasional. Aku ge-er juga… Suatu ketika tulisanku dimuat di halaman opini Kompas. Kebetulan dia datang ke kampus untuk mengajar. Sebelum memberi kuliah, dia kerap mencariku. Setelah ketemu, ternyata dia hanya mau menyampaikan apresiasi.“Tulisan Anda bagus sekali, tajam, kritis. Teruskan menulis”, ungkapnya.Kemudian dia spontan membuka dompet, mengambil uang sekenanya. “Ini tambahan honor untuk membeli buku”, lanjutnya.“Terima kasih, Kanda”, jawabku spontan, penuh bahagia luar biasa. Terbunga-bunga.Aku hanya terdiam: terkesima, bangga. Setelah aku telusuri, ternyata kebiasaan baik itu tak hanya berlaku padaku. Tapi juga kepada penulis-penulis lain, teman-temanku. Tak hanya sekali. Selalu begitu. Sudah menjadi tradisi.Benar, dia bahkan menjadi mentor sekaligus “pelindung” para aktivis, membuka akses. Aku pernah ditunjuk menjadi Ketua Forum Diskusi Politik-IAIN Ciputat. Salah satu agendanya: mengundang para tokoh nasional untuk memberikan kuliah di kampus. Tak aneh. Itu terjadi karena selain dikenal sebagai akademisi dan aktivis, dia (ketika itu) juga andalah sosok politisi andal; bahkan sekarang pun!Nah, siapa sesungguhnya tokoh itu? Lahir dari keluarga santri, di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, 31 Agustus 1958, Muhammad Sirajuddin Syamsuddin menjejakkan kakinya begitu kokoh.Prestasinya berjajar. Kendati dia memulainya dari kondisi sangat terbatas. Kehidupan desa yang teduh, jauh dari bising metropolitan, telah menempa jiwanya dengan nilai-nilai agama.Dia pun tumbuh menjadi sosok matang, menjelma menjadi pribadi yang kian dewasa membaca kehidupan; bekal tak ternilai bagi perjalanan hidupnya kelak kemudian hari.Setapak demi setapak ia gapai impiannya. Din Syamsuddin—panggilan karib Muhammad Sirajuddin Syamsuddin–lalu berdiaspora, melanglang dari satu tempat ke tempat lainnya.Pondok Pesantren Modern Gontor di Ponorogo Jawa Timur menjadi pelabuhan pertamanya, berlanjut ke Ibu Kota Jakarta menempuh pendidikan tingginya di IAIN Syarif Hidayatullah, lalu kurang lebih 10 tahun menimba ilmu di Negeri Uncle Sam, di University of California Los Angeles (UCLA), hingga akhirnya ia meraih gelar Ph.D. di bidang Islamic Studies.Kini, namanya tak lagi asing di dunia akademik dan dakwah Islam. Ia adalah seorang aktivis sejati, yang mengabdikan nyaris seluruh hidupnya untuk kemajuan peradaban Islam di Indonesia.Ia juga akademisi, Guru Besar Pemikiran Politik Islam UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Serasa lengkap label yang ia sandang. Dua periode ia memimpin salah satu ormas terbesar di Indonesia: Muhammadiyah. Lalu menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).Namanya menggurat. Menembus batas-batas lokal. Mengikatkan diri ke dalam jaringan intelektual secara global. Gagasan-gagasan besarnya untuk menegakkan Islam kemajuan yang moderat, inklusif, dan modern–menyatu dengan umat, menyatu dengan bangsa–telah melarutkan dirinya dalam gerak ikhtiar menciptakan perdamaian dunia melalui forum-forum dialog antariman dan peradaban yang ia gagas bersama tokoh-tokoh agama dunia.Din Syamsuddin, tak pelak, adalah sosok istimewa. Seorang santri, cendekiawan, sekaligus ulama modern tanpa serban.Tentu, figur fenomenal ini tidak lahir dari kemanjaan. Ia dibentuk oleh perjuangan, doa, dan kuatnya tekad untuk mencapai cita; lorong panjang perjalanan hidup yang layak menjadi inspirasi bagi banyak orang, menjadi teladan mulia bagi kaum muda Islam Indonesia.Saudaraku, apakah dia seorang radikal? Labeling itu jelas salah besar. Namun sebagai aktivis, dia mungkin punya kedekatan dengan kelompok mana pun, rasanya amat wajar. Apalagi jejaknya menujukkan dia pandai bergaul dengan siapa pun. Yang dia bela mungkin bukan orang atau kelompok, tapi kebebasan dan kemanusiaan. [ Deden Ridwan ]