UIN Canangkan Program Menanam

Salah satu misi rektor UIN STS Jambi Prof.Su’aidi sejak diangkat menjadi rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi pada Oktober 2019 lalu adalah merubah perwajahan kampus agar lebih asri dan indah, hal ini terbukti dengan dengan berbagai aksi perubahan yang ia lakukan diantaranya membersih lingkungan kampus agar kelihatan bersih dan membuka akses jalan ringroad.

Kamis (26/3/2020)kemaren. program menanam pohon sudah mulai di canangkan terbukti 600 batang pohon Ketapang ditanam di sepanjang jalan dalam kampus UIN STS Jambi Sei.Duren, dalam sambutannya yang disampaikan oleh Warek II As’ad Isma penanaman pohon Ketapang dalam rangka menata kampus agar lebih indah untuk dan asri.

” ya kita mulai menanam pohon BB Ketapang disepanjang jalan kampus kita harap beberapa tahun ke depan pohon ini bisa membuat kampus sejuk dan ibdah” hal ini disampaikannya pada saat penanaman perdana.

Kita harap seluruh warga kampus segera berinovasi dalam menata kampus ini biar kelihatan indah dan menyenangkan kita berharap siapapun yang masuk kampus ini nyaman dan bangga.

” kita juga harap semua kita mulai giat menanam pohon dan menata kerapian kampus UIN yang kita cintai ini. Nanti siapapun yang masuk kedalam kampus ini nyaman tidak gersang” harapnya.

Program menanam pohon ini ngalir terus menerus seperti air. Misalnya masing – masing Dosen, Karyawan dan mahasiswa bawa pohon langsung tanam sendiri, nanti peta penanamannya akan diatur oleh kita sehingga kedepan pohon ini tidak mengganggu. Sambungnya

UIN STS Jambi Work From Home

Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof.DR.Suaidi.MA.Ph.D, kembali mengeluarkan edaran, menyikapi perkembangan semakin meningkatnya penyebaran covid 19 di jambi. Hal ini disampaikannya malam ini, Senin(23/3/2020) sekitar pukul 19. 00 WIB setelah melaksanakan rapat pimpinan secara online. Dengan hasil rapat sebagai berikut:

  1. Melakukan tugas kedinasan dari rumah ( work from home).
  2. Mengajar dari rumah dengan sistem belajar online
  3. Kegiatan akademik, ( seminar proposal, ujian skripsi mahasiswa , dilakukan dgn sistem online
  4. Untuk Saltpam tetap bekerja 3 sip sehari semalam, dgn menjalankan protap pencegahan covid 19.m
  5. Selama melaksanakan tugas kedinasan ( work from home) tetap di rumah,di anggap hadir.
  6. Pimpinan fakultas hrs melakukan evaluasi work from home, untuk meninjau efektivitasnya

Sementara itu Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi sekaligus sebagai jubir Corona (Covid-19) Johansyah membenarkan adanya satu pasien di Jambi positif Covid-19.

Satu pasien tersebut disinyalir seorang ASN asal Tebo yang dirujuk ke RSUD Raden Mattaher Jambi.

“Salah satu pasien Jambi laki-laki dengan umur 55 tahun dinyatakan positif corona (Covid-19),” tuturnya di sela-sela rapat koordinasi yang digelar Pemprov di ruang Pola, Senin (23/3/2020). 

Untuk identitas pasien itu, Johansyah tidak mau membocorkan identitasnya. “Dalam protap kerja tidak boleh menyebutkan nama,” ungkapnya. 

Upaya selanjutnya, Johansyah menyebut akan melakukan tes kesehatan,  khususnya kepada para perawat di RSUD Raden mattaher untuk mengecek kondisi kesehatan mereka selaku yang kontak dengan pasien. 

Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi Samsiran Halim mengatakan saat ini kondisi pasien yang dimaksud stabil.

“Pasien stabil tidak ada sesak. Dan riwayat perjalanan pasien pulang dari Jakarta,” tambahnya.

Dengan demikian, pasien ini merupakan pasien pertama yang teinfeksi virus Covid-19 di Jambi.

Mahasiswa UIN STS Jambi tidak ada yang terjangkit Covid 19.

Menanggapi issu di medsos bahwa mahasiswa UIN terjangkit Virus covid 19 itu tidak benar hanya hoak

Terkait kegiatan praktikum 74 orang mahasiswa ditambah 6 orang dosen yang melaksanakan praktikum di UPI Bandung berangkat dari Jambi pada tanggal 12maret 2019 dan tiba Jambi Selasa tanggal 17 Maret 2020 malam mengguna bus, dan langsung diperiksa oleh dokter klinik UIN STS Jambi menurut dari hasil pemeriksaan Alhamdulillah tidak ada mengalami gejala Covid 19, namun pihak Klinik UIN STS Jambi terus memantau semua peserta yang baru saja pulang dari praktikum diluar kampus tersebut sampai saat ini.

Rivana Widyaiswara Muda Punya Talenta Dalam Mengajar

TPeserta PKP 30 orang bersemangat menerima materi dari Widyaiswara BDK Padang dalam materi Pelayanan Publik Digital.

Talenta.com mencoba mengintip apa yang terjadi membuat suasana dikelas hidup, ternyata 30 peserta PKP dipandu oleh sosok wanita cantik sebagai narasumber.

Ia bernama RIVANA UPITASARI Widyaiswara muda ini ternyata punya talenta dalam menguasai materi yang disampaikan termasuk melakuk Trac dalam mengajar dihadapan peserta yang lebih tua darinya.

Wanita kelahiran Pariaman 1982 ini cukup Pokal dalam mengklaborisasi pembelajaran berbasis digital sehingga membuat peserta mengikuti perses pembalajaran dengan baik.

Dalam materi yang disampaikan banyak hal yang didapati oleh peserta terutama pelayanan publik berbasis digital.

Sesen terakhir dalam menutup materi yang disampaikannya ia membagikan hadiah kepada peserta yang aktif dalam berdiskusi.

Hidup berkah hanya Satu Juta

Kultum subuh Jum’at (20/3/2020) diBalai BDK Padang yang disampaikan oleh ustazd Bahwa kunci sukses pertama sabar apa sabar itu pertama Asshobru fil Ibadah, wassshobri fil musibah washobru di Nikmah.

Kedua Ikhlas ikhlas itu membersih hati dan perbuatan karena Allah semata – mata

Ketiga Jujur  kita dalam thoat kepada Allah dalam beribadah

Ke empat Taqwa  kita laksanakan semua perintah Allah dan kita jauhi larangan Allah.

Sabar dalam menerima musibah

Sabar dalam menerima nikmat

Kakanwil Kemenag Sumbar H.Hendri : Moderasi Beragama Penting.

Bertempat di Aula BDK Padang Kamis, (19/3/2020) pagi tadi, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar H.Hendri sebagai narasumber kepada 90 peserta Diklat yang terbagi pada tiga kelompok, PKP, Guru Bahasa Inggris dan Para penyuluh dalam lingkungan Kemenag pada 4 Provinsi yakni.Padang, Jambi, Riau dan Kepulauan Riau.

Dalam materi yang bertajuk ” Moderasi Beragama Untuk Pembangunan Kehidupan Umat Beragama yang Harmonis” sebagai pengantar pembuka oleh kepala Balai H. Khairul Amani.

Indonesia merupakan negara yang berpendudukan majemuk dari segi suku, bangsa, budaya dan agama. Diperlukan strategi untuk menciptakan dan memelihara suasana kebebasan beragama guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang aman, damai, sejahtera dan bersatu.

Moderasi beragama adalah cara pandang kita dalam beragama secara moderat, yakni memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrem, baik ekstrem kanan maupun ekstrem kiri.
 
Ekstremisme, radikalisme, ujaran kebencian (hate speech), hingga retaknya hubungan antarumat beragama, merupakan problem yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini. Sehingga, adanya program pengarusutamaan moderasi beragama ini dinilai penting dan menemukan momentumnya.

Retaknya hubungan antar pemeluk agama di Indonesia saat ini, menurut Nafik Muthohirin (Sindo: 7 Mei 2018), dilatarbelakangi paling tidak oleh dua faktor dominan: pertama, populisme agama yang dihadirkan ke ruang publik yang dibumbui dengan nada kebencian terhadap pemeluk agama, ras, dan suku tertentu.
 
Kedua, politik sektarian yang sengaja menggunakan simbol-simbol keagamaan untuk menjustifikasi atas kebenaran manuver politik tertentu sehingga menggiring masyarakat ke arah konservatisme radikal secara pemikiran. Populisme agama itu muncul akibat cara pandang yang sempit terhadap agama, sehingga merasa paling benar dan tidak bisa menerima ada pendapat yang berbeda.

mengharap kepada seluruh peserta Diklat untuk dapat meningkatkan pelayanannya sebagai ASN kepada Masyarakat,

” Saya mengajak kita semua untuk meningkatkan kenerjanya sebagai pelayan masyarakat sesuai dengan tusi kita masing – masing”

Lanjutnya Agenda besar Kementerian Agama saat ini yakni membangun keberagaman menuju Indonesia Maju, toleransi beragama dalam kehidupan keindonesiaan hari menjadi amat penting sebagai pondasi dalam membangun umat, termasuk memperlancar program – program pemerintah pada aspek lainnya.

Kankawil Kemenag Sumbar yang begitu bersemangat menyampaikan materi dengan meramukan beberapa pantun yang ia baca membuat para peserta bersemangat mendengar dan berdiskusi termasuk juga shering informasi mengenai program-program pada satker masing-masibg, curhatan peserta membuat nilai tambah bagi orang nomor satu di kanwil Kemenag Sumbar.

” ya saya senang sekali dapat bertemu dan berdiskusi dengan anda semua, itu menambah khazanah bagi saya memimpin kanwil kemenag Sumbar” tambahnya.

Pada sesi terakhir para peserta diklat tidak mau ketinggalan moment ini untuk photo bersama.

Khuwatir virus Corona, Kepala Balai Khairul Amani pulangkan peserta Diklat PKP.

Virus coran covid-19 semakin menjadi – menjadi di sebagian dunia termasuk Indonesia, ini membuat kepala Diklat BKD Padang Drs.Khairul Amani,MA khuwatir terhadap seluruh peserta Pelatihan Kepimimpinan Pengawas (PKP) Anggota I tahun 2020 terjangkit virus corona.

Langkah yang diambil kepala balai Khairul Amani memulangkan 30 peserta PKP ke Satker masing-masing pada Jum’at (20/3/2020) dini hari.

” iya kita mengambil langkah untuk memulang seluruh peserta Diklat ke Satker masing -masing karena khuwatir virus Corona saat ini.” Ucapnya pada saat penutupan Diklat Guru Bahasa Inggris dan Moderasi Beragama,Jum’at (20/3/2020)

Lanjutnya memulangkan peserta ini juga berdasarkan himbauan pemerintah pusat untuk sementara waktu tidak melaksanakan kegiatan melibat banyak orang termasuk juga kegiatan Diklat di BDK Padang ini.

30 peserta PKP ini seharusnya dalam jadwal di of kan pada tanggal 6 April mendatang, karena covid -19 virus Corona sudah sangat mengkhuwatir dan meresah masyarakat termasuk juga dari peserta diklat PKP ini. maka kita mengambil langkah untuk sementara waktu Diklat di of kan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Peserta Diklat PKP
Peserta Diklat PKP

Jika sudah sampai waktu aman dari virus Corona ini semua peserta kita panggil kembali untuk mengikuti Diklat yang belum diselesaikan.

Namun, orang nomor satu di balai Diklat BDK Padang ini mengatakan proses pendidikan tetap berjalan melalui online dari Widyaiswara kepada peserta karena materi akhir pekan ini hanya konsultatif pada materi aksi perubahan. Tambahnya.

Kita juga mengingatkan kepada peserta agar waspada pada virus Corona dengan mentaati informasi dan himabauan dari pemerintah. Ucap.nya.

Sementara itu, Hazmar salah satu peserta PKP dari Kemenag Riau menyambut baik sikap kepala balai untuk memulangkan peserta ke satker masing- masing karena covid 19 ini kita ketahui sangat membahaya sekali. Kita takut ada peserta yang terjangkit virus ini.

” kita apresiasi keputusan kepala balai pak Khairul Amani kuntuk memulangkan peserta Diklat PKP ke satker masing – masing karena khuwatir virus ini merembak ke dalam balai Diklat ini.”

Semua aturan main dari panitia Diklat PKP selama of nanti akan kita jalankan termasuk juga jika pembelajaran melalui online kita semua siap. Ucapnya. DiAmini semua peserta lainnya.

Suasana Keakraban Peserta PKP 2020

Suasana keakraban selalu tumbuh tanpa memandang status sosialnya itulah dijalankan oleh 30 peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Tahun 2020 BDK Padang.

Para ibu peserta juga ikut turun untuk mengikuti olahraga badminton, ibu Esther sebagai wasit pada olahraga tersebut

Suasana itu terbukti pada kegiatan olah raga badminton bertempat di Hall Kanwil Padang.

Para atlet lokal begitu semangat dalam bermain badminton dan para penonton juga semangat menjadi suporter sehingga para pemain bertambah semangat.

Yang lebih menarik lagi para ibu peserta PKP juga ikut berpartisipasi penyemangat kepada para atlet senior ini.

Yang

19 Orang Meninggal Dunia Karena Virus Corona di Indonesia

Juru bicara penanganan virus corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengumumkan bahwa kasus pasien positif virus corona yang meninggal mencapai 19 orang. Hal itu disampaikan Yuri dalam keterangan pers di Gedung BNPB, Jakarta Pusat, Rabu (18/3).

“Total kasus yang meninggal adalah 19,” kata Yuri melalui siaran langsung yang dilakukan TVRI.

Ada pun rincian pasien meninggal yakni Bali sebanyak 1 orang meninggal, Banten 1 yang meninggal, DKI Jakarta 12 orang meninggal, Jawa Barat 1 orang meninggal, Jawa Tengah 2 orang meninggal, Jawa Timur 1 orang meninggal, dan Sumatera Utara 1 orang meninggal.

Yuri menyebutkan, kasus virus corona di Indonesia semakin bertambah. Dari sebelumnya sebanyak 172, hari ini bertambah menjadi 227 kasus positif. Jumlah tersebut meningkat sebanyak 55 kasus dari sebelumnya.

“Total keseluruhan adalah 227 kasus positif,” ucap Yuri.

Peserta Diklat PKP Uji Kompetensi perencanaan Publik.

Sebanyak 30 orang peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas serius mengikut materi perencanaan pelayanan publik. Hal dibuktikan semua peserta membawa laptop pada saat mengekuti materi dari Widya suara Mulyono,SE,ME Rabu,(18/3/2020) dini hari.

Materi yang disampaikan oleh Nara sumber banyak menggunakan aplikasi melihat standar dan nilai pelayanan publik yang dilakukan satker kemenag.

Lanjutnya materi perencanaan pelayanan publik kita sampaikan dari mana kita memulai dalam perencanaan sampai denga hasil yang kita inginkan sesuai dengan penilaian pada zona Integritas menuju WBK.

Termasuk didalam materi ini bagaimana peserta Diklat dapat membuat program yang sesuai rengstra yang dibuat, termasuk juga pengaturan dan pembelajaran pembangunan reformasi birokrasi. Ungkapnya.