Wagub Jambi Undang FKUB ke Rumah Dinas.

Ketua FKUB Prof.Hasbi Umar- Wagub : KH Abdullah Sani

Wakil Gubernur Jambi KH. Abdullah Sani mengundang pengurus  FKUB ke rumah dinas Wakil Gubernur Jambi Sabtu 9 Maret 2024 pukul 10.00 WIB dikawasan Telanaipura.

Atas nama Pemerintah beliau menyampaikan salam dari Gubernur Jambi dan terima kasih kepada FKUB Jambi  atas perannya semua terutama kita baru saja sudah melaksanakan Pilpres dan Pileg Alhamdulillah berjalan dengan baik.

Wagub menambahkan akhir tahun 2024 ini, kita akan melaksanakan Pilkada (pemilihan kepala daerah)  serempak, tentu saja peran FKUB sangat dibutuhkan dalam menjaga kedamaian dan kerukunan umat beragama

Pengurus FKUB

Sebagai pemerintahan dan dewan pembina FKUB meminta semua umat beragama jaga kerukunan, yang paling penting kebersamaan tetap dijaga walaupun  dalam perbedaan aqidah diantara kita. Kita satu visi satu langkah menjaga  persatuan dan kesatuan  bangsa.

Kyai yang penuh kesatuan dan bersahaja dan tokoh NU Jambi  ini selalu mengajak semua masyarakat mari kita jaga kekompakan, kebersamaan,jika ada di sana- sini ada masalah yang timbul ayo.. segera kita selesaikan dengan arif dan bijaksana tidak ada yang tidak bisa kita selesaikan.

Ketua PKUB Jambi Prof.Hasbi Umar dalam pengantarnya menyampaikan ucapan terima kasih atas undangan ini, ia melaporkan perkembangan FKUB Jambi sebagai garda terdepan dalam membangun ketentraman masyarakat Alhamdulillah kegiatan FKUB Jambi berjalan lancar diantaranya rapat koordinasi berbagai lintas keagamaan berjalan baik, termasuk dalam kegiatan kehadiran FKUB dalam kegiatan keagamaan yang ada di Jambi, hal ini untuk  membantu pemerintah dalam pembangunan Jambi menjaga kondusifitas masyarakat Jambi.

Prof. Hasbi menyampaikan ke wakil Gubernur Jambi sebagai Dewan Pembina FKUB Jambi mohon berkenan selalu membantu FKUB untuk kelancaran FKUB ke depan, tahun 2023 FKUB dalam dan hibah di Pemerintah Provinsi Jambi, dana itu sangat bermanfaat bagi FKUB dalam mensosialisasi program FKUB ke daerah daerah.

M.Nazori Resmi Menyandang Gelar Magister Pendidikan

M.Nazori

Di penghujung Februari 2024 tepat pada tanggal 29  pukul 08-09.300 adalah hari yang bersejarah dan kebahagiaan bagi sosok yang tak asing dikalangan civitas kampus UIN Sutha Jambi yakni Muhammad Nazori   resmi telah menyandang gelar magister bidang Manajamen Pendidikan di Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Muhammad Nazori,S.Pd.I,M.Pd yang tak asing bagi kalangan Mahasiswa UIN Sutha Jambi mampu mempertahan tesisnya di hadapan para penguji diantaranya. Prof.Dr. Rusmini,M.Pd.I, (Ketua Sidang), 

Dr Usman Fahmi (Sekretaris Sidang) Dr.Minah El Widdah (Penguji I) Dr.Musleh  (Penguji II) Prof.Martinis Yamin (Pembimbing I) Dr.Moh.Fadhil (Pembimbing II) Khairunnisa dan Dita (Pemeriksa Berkas) dengan judul tesis “Strategi Guru Akidah Akhlak untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Menggunakan Media Audiovisual Di MTS Laboratorium Kota Jambi”

Ayah dari 4 Putri ini dapat  menjelaskan hasil penelitian tesisnya dengan lantang,bahwa Audiovisual merupakan media atau alat untuk membantu para guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, menggunakan alat tekhnologi, di era digital ini sangat relevan dalam meningkatkan minat dan semangat siswa, jika di lihat dengan setuasi kekinian antara guru dan siswa alat tekhnologi berupa Handphone, laptop dan audiovisual lainnya bukan hal yang baru dan tabu. Oleh karena itu menggunakan tekhnologi dalam menyampaikan pembelajaran tentu sangat relevan bagi guru dan siswa bahkan mempermudah dalam PBM di sekolah maupun di madrasah.

Suami dari ibu Yuli ini mengharapkan disekolah sekolah tinggalkan budaya lama segera hijrah ke metode baru dengan menggunakan tekhnologi pembelajaran agar output pembelajaran dapat dihasilkan dengan mudah. Misalnya guru membuat Vidio,audio  atau stiker dan kartun  yang ditayangkan melalui tekhnologi visual dll. Tentu ini semangat baru bagi guru dan siswa.

Nazor Pria yang selalu mendampingi dan mengurus kegiatan Mahasiswa UIN Sutha Jambi setiap hari ini, tentu merasa bangga dan bersyukur serta berterima kasih kepada semua Pihak yang terlibat dalam menyelesaikan penelitian tesis ini sehingga hari ini dapat dipertahan dihadapan para tim sidang melalui daring. *#

Prof.Hasbi Umar : Moderasi Beragama dalam Bingkai Sosial dan Multikultural Indonesia

Prof.H.Hasbi Umar

Kegiatan penguatan Moderasi beragama bagi FKUB dan Masyarakat Provinsi Jambi Angkatan I yang digagas oleh Kanwil Kemenag RI bertempat di Hotel Ratu Kota Jambi, 27-02-2024

Ia menyampaikan Toleransi itu harus muncul dari hati masing- masing kita. Indonesia saat ini sudah terjebak dalam pemikiran radikal semangat tinggi kemampuan tidak bisa agama mengajarkan pemikiran yang terbuka. Ia mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain. Jika ada seseorang yang selalu merendahkan orang lain bisa saja rendah ilmu atau selalu cuek untuk orang lain.

Peserta

Sikap moderasi beragama yang bisa diterapkan dalam negara multikultural diantaranya bisa dilakukan melalui menghormati pendapat orang lain; menghargai agama, suku, ras dan budaya lain; mengakui keberadaan orang lain; sikap toleransi serta tidak memaksa keinginan dengan cara kekerasan. Ucapnya

Penanaman Nilai-Nilai Moderasi Beragama

Oleh: Prof.Kaspul US

Prof.H.Kaspul

Prof.Dr.H.Kaspul Anwar,M.Pd ditunjuk sebagai Narsum pada kegiatan Penguatan Moderasi Beragama Bagi FKUB dan Masyarakat Provinsi Jambi Angkatan I yang di Gagas oleh Kanwil Kemenag Jambi 27-02-2024 bertempat di Hotel Ratu.

Dalam paparan materinya ia menyampaikan Moderasi atau toleransi beragama merupakan hal yang penting dalam kehidupan beragama dan sosial.

Dalam konsep beragama kita di minta memberi yang terbaik kepada saudara kita lain apapun jenisnya baik materi, ucapan dan tindakan, supaya tantangan kita menjadi kuat dan kokoh.

Penggagas konsep Moderasi beragama oleh H. Lukman Hakim Saifuddin pada waktu beliau menjabat Menteri Agama RI agar Indonesia menjadi besar dan kuat karena akan tumbuh sikap toleransi, bersatu dan lain sebagainya.

Jika masyarakat sudah memahami akan tugasnya di tanah air yang berlandas Pancasila dan UUD 45 maka kehidupan akan penuh kedamaian sehingga pembangunan akan berjalan lancar.

Dalam kehidupan beragama yang tidak boleh bercampur hanya pada keyakinan dan kepercayaan  dalam agama, tapi pada yang lain boleh bahkan itu diharap.Ucapnya

Penguatan Moderasi Beragama Bagi FKUB dan Masyarakat Jambi Angkatan I

H.Wahyudi

Moderasi beragama merupakan hal sangat penting dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. Kantor Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi melaksanakan Penguatan Moderasi Beragama bagi FKUB dan Masyarakat Provinsi Jambi Angkatan I bertempat di Hotel Ratu Kita Jambi Selasa,27-02-2024. Dalam laporan Panitia yang disampaikan  oleh H.Abdullah Saman  Kabag TU Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi bertujuan membangun persepsi bersama dalam beragama sehingga tercipta moderasi beragama, peserta terdiri dari berbagai ormas keagamaan dan ormas yang ada di Jambi, kegiatan ini akan diisi oleh narasumber yang berkompeten di bidangnya di antaranya Prof.Hasbi Umar ketua FKUB Jambi dan Prof.H.Kaspul Anwar Ketua MUI Kota Jambi

Kegiatan dibuka oleh H.Wahyudi Kabid Haji mewakili Kakanwil Kemenag Jambi dalam sambutannya menyampaikan penguatan Moderasi beragama ini sangat diharapkan sampai ke akar-akar  rumput oleh para tokoh agama dan tokoh masyarakat masing-masing sehingga dapat dipahami secara benar penting menghargai sesama kita.

Peserta

Ia mengharap semua peserta yang mengikuti kegiatan ini hingga sampai akhir yang kita harap setelah kegiatan ini akan ada kegiatan serupa ditengah masyarakat. Harapnya.

Cegah Peredaran Narkoba Di Jambi, BNN Gandeng FKUB

Upaya Badan Narkotika Nasional(BNN) Provinsi Jambi Jambi dalam pencegahan peredaran Narkoba di Jambi, BNB Gandeng FKUB Jambi ini berlangsung Kamis(25/01/2024) bertempat di kantor FKUB Provinsi Jambi, dalam kunjungi silaturrahim ini langsung hadir Kepala BNN Provinsi Jambi bapak Brigjen Pol.Wisnu Handoko,S.I.K,.MM bersama rombongan dalam sambutanya menyampaikan bahwa kun jungan ini hanya kunjungan silaturrahim dan mengajak kita semua membantu bersama kami antisipasi dampak buruk di Provinsi Jambi terhadap penyalahgunaan Narkotika dan sebagainya. kepala BNN mengajak FKUB selalu menyampaikan pesan tentang Narkoba di mimbar mimbar dakwah dan kerohaniannya.

Pengurus FKUB

Ia menambahkan hal ini dilakukan untuk mempermudah stakeholder BNN mencegah, mensosialisasi kepada masyarakat terhadap dampak Narkotika, pemakai narkotika 1. 5 % dari jumlah penduduk Indonesia (2021) ditahun (2023) ada penurunan menjadi 1.3% di Provinsi Jambi potensi sangat besar peredaran Narkotika karena letaknya strategis sangat ini Jambi pada posisi 26 dari 34 Provinsi, Jambi juga pernah pada posisi 4 peredaran Narkotika( 2016) pusatnya di Pulau Pandan.

Kami juga sudah melakukan pemetaan masuknya Narkoba ke Jambi(2022) Daerah yang masuk rangking peredaran Narkoba tertinggi diantaranya. Sarolangun,Ma.Jambi, Muaro Bungo dan Kota Jambi dilihat dari angka pemutaran rupiah sangat tinggi di situ ada tambang, sawit ada upeti, kalu kota Jambi tingginya transaksi keuangan karena pusat kota Provinsi Jambi, alasan mereka memakai narkoba untuk meningkatkan stamina.

Oleh karena itu kita melakukan pencegahan kepada anak cucu kita jangan memakai Narkoba sesuai instruksi Presiden nomor 2 tahun 2020. Kita melakukan sosialisasi pencegahan melalui lintas Agama diberbagai kegiatan untuk menuju Indonesia “BERSINAR” Bersih Narkoba.

Ketua FKUB Provinsi Jambi Prof. Hasbi Umar menyambut baik kunjungan Kepala BNN Jambi, ia menyampaikan bahwa FKUB merupakan perkumpulan para tokoh lintas Agama yang bertujuan untuk membangun kerukunan Umat Bergama mulai dari Umat agama masing -masing maupun antar umat beragama.

Kehadiran BNN di FKUB merupakan hal yang tepat semoga dalam menjalankan program BNN, FKUB dapat berperan bersama dalam pencegahan peredaran dan pemakai Narkoba di Jambi. Bahaya jika ini terlambat. Jika ini berlarut-larut kasian generasi kita masa mendatang, tentu akan merusak kehidupan beragama. Kita harap kedepan BNN dan FKUB bersinergi dalam mencegah Narkotika di Jambi Harap. (***)

Wagub Buka Rakor FKUB se- Provinsi Jambi

Wagub Jambi KH.Abdullah Sani

Bertempat di Hotel wiltop Jambi (26/12/2023) wakil Gubernur Jambi KH.Abdullah Sani membuka Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Provinsi Jambi dalam sambutannya wagub menyampaikan apresiasi kepada pengurus FKUB atas terselenggaranya rakor ini, mengharap FKUB sebagai pelopor, penggerak toleransi beragama dan mengelola keberagaman umat beragama dan bermasyarakat dan ucapan terima kasih kepada masyarakat atas kerukunan dan toleransi umat beragama di Provinsi Jambi, kerukunan tentu dapat mendukung pembangunan Provinsi Jambi, saya minta FKUB tetap bersatu dalam menjalankan peran dan fungsinya di seluruh wilayah dalam Provinsi Jambi.

Prof Hasbi Umar selaku ketua FKUB Provinsi Jambi dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini diharapkan semua pengurus dapat menyampai progres kegiatan selama 2023 ini sebagai pedoman pada perencanaan kegiatan tahun mendatang dengan tujuan FKUB dituntut mampu dan cakap mengawal kerukunan umat beragama karena FKUB telah di atur oleh peraturan dan undang-undang yang sah termasuk diantaranya penunjang anggaran dari kegiatan FKUB yakni Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri yakni pemerintah Daerah.

Pemerintah Daerah tetap mendukung FKUB dalam semua aspek kegiatan dalam rangka menjalin kerukunan dan keutuhan Bangsa. Teruslah berupaya maksimal menjaga NKRI dan mempersatu umat.

Ia menambahkan suasana sekarang kita masuk pada tahun politik jangan sampai FKUB memecah belah persatuan umat dan bangsa, jaga kedamaian dan kerukunan dalam berpolitik ini.

Kegiatan Rakor FKUB dihadiri oleh pengurus FKUB se- Provinsi Jambi dengan mengusung tema “Optimalisasi Peran FKUB Dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama Menuju Indonesia Hebat”

Ia menambahkan pengurus FKUB harus benar-benar paham dan mengerti fungsi FKUB, jangan sampai FKUB menimbulkan banyak komentar dari masyarakat, kehadiran FKUB mendukung program pemerintah Provinsi Jambi.

Asnawi selaku panitia pelaksana dalam laporannya kegiatan ini berlangsung dari tanggal 26 – 28 Desember 2023 bertempat di hotel wiltop Jambi dengan peserta diantaranya Pengurus FKUB Provinsi Jambi, ketua dan sekretaris FKUB se-Provinsi Jambi adapun sumber dana kegiatan ini bersumber dari dana hibah pemerintah Provinsi Jambi, tujuan rakor ini memperkuat peran FKUB melalui berbagai kegiatan baik di Provinsi Jambi maupun Daerah. Ucapnya.

Menghilangkan Rasa Malas untuk meningkatkan produktivitas Diri

Ramadhani Mahasiswa Jurlistik smtr 1 UIN Sutha Jambi

Rasa malas adalah hal yang sering menghambat produktivitas dan merugikan kemajuan pribadi kita. Kita semua pernah mengalami momen ketika rasa malas datang menghampiri dan membuat kita sulit untuk memulai atau menyelesaikan tugas yang harus dilakukan. Namun, ada beberapa strategi yang dapat membantu mengatasi rasa malas dan meningkatkan produktivitas kita. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan beberapa cara efektif untuk menghilangkan rasa malas dalam kehidupan sehari-hari.

Cara Menghilangkan Rasa Malas dalam Kehidupan Sehari-hari

 

1. Membuat Tujuan yang Jelas:

Satu alasan utama mengapa rasa malas muncul adalah kurangnya motivasi yang kuat. Membuat tujuan yang jelas dan terukur dapat memberikan arah yang diperlukan untuk mengatasi rasa malas. Pastikan tujuan yang Anda buat spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu (SMART). Dengan memiliki tujuan yang jelas, Anda akan merasa lebih termotivasi dan memiliki fokus yang lebih besar untuk melakukan tindakan yang diperlukan.

2. Membagi Tugas Menjadi Bagian yang Lebih Kecil:

Terkadang rasa malas muncul karena tugas yang terlihat terlalu besar dan menakutkan. Salah satu strategi yang efektif adalah dengan membagi tugas tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih terjangkau. Fokuslah pada satu bagian tugas pada satu waktu, sehingga tugas tersebut terasa lebih mudah dan tercapai. Setelah menyelesaikan satu bagian, Anda akan merasa lebih termotivasi untuk melanjutkan ke bagian berikutnya.

 

3. Membuat Jadwal dan Rutinitas:

Mengatur jadwal dan rutinitas yang konsisten dapat membantu melawan rasa malas. Ketika kita memiliki jadwal yang terstruktur, kita akan merasa lebih terorganisir dan tahu apa yang harus dilakukan pada setiap waktu. Tentukan waktu yang khusus untuk tugas-tugas yang memerlukan konsentrasi tinggi dan pastikan untuk menghindari gangguan selama periode waktu tersebut. Dengan memiliki rutinitas yang baik, kita akan lebih cenderung untuk melaksanakan tindakan tanpa dipengaruhi oleh rasa malas.

 

4. Mengenal dan Mengatasi Penyebab Rasa Malas:

Setiap individu memiliki penyebab rasa malas yang berbeda-beda. Penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memicu rasa malas dalam kehidupan pribadi kita. Apakah itu kurang tidur, kelelahan, ketidaknyamanan fisik, atau bahkan kurangnya minat dalam tugas tertentu. Setelah mengetahui penyebab yang mendasari, kita dapat mencari cara untuk mengatasinya. Misalnya, jika kurang tidur menjadi penyebab utama rasa malas, pastikan Anda mendapatkan tidur yang cukup setiap malam untuk memulai hari dengan energi yang cukup.

 

5. Mencari Motivasi dari Luar:

Kadang-kadang kita memerlukan dorongan dari luar untuk mengatasi rasa malas. Mencari sumber motivasi eksternal, seperti membaca buku inspiratif, mengikuti seminar atau kelas, atau mencari dukungan dari teman dan keluarga, dapat membantu kita mengatasi rasa malas. Bergaul dengan orang-orang yang memiliki semangat dan motivasi tinggi juga dapat merangsang semangat kita sendiri.

 

Kesimpulan:

Menghilangkan rasa malas membutuhkan disiplin, motivasi, dan tekad yang kuat. Dengan menerapkan strategi-strategi yang telah disebutkan di atas, kita dapat mengatasi rasa malas dan meningkatkan produktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Penting untuk diingat bahwa menghilangkan rasa malas adalah proses yang berkelanjutan, dan kesabaran serta ketekunan diperlukan. Dengan mengadopsi pola pikir yang positif dan menerapkan strategi yang tepat, kita dapat menghadapi rasa malas dan mencapai tingkat produktivitas yang lebih tinggi.

 

Messages from Water and The Universe

Abdul Rahman
(Saadatul Insan Jambi)

Messages from Water and The Universe penelitian yang dilakukan seorang peneliti dari Hado Institute di Tokyo pada tahun 2003, Masaru Emoto.

Pada penelitiannya, Emoto mengungkapkan suatu keanehan pada sifat air. Melalui pengamatannya terhadap lebih dari dua ribu contoh foto kristal air yang dikumpulkannya dari berbagai penjuru dunia, Emoto menemukan bahwa partikel molekul air ternyata bisa berubah-ubah tergantung perasaan manusia di sekelilingnya, yang secara tidak langsung mengisyaratkan pengaruh perasaan terhadap klasterisasi molekul air yang terbentuk oleh adanya ikatan hidrogen. Emoto juga menemukan bahwa partikel kristal air terlihat menjadi ‘indah’ dan ‘mengagumkan’ apabila mendapat reaksi positif di sekitarnya, misalnya dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Namun partikel kristal air terlihat menjadi ‘buruk’ dan ‘tidak sedap dipandang mata’ apabila mendapat efek negatif di sekitarnya, seperti kesedihan dan bencana. Lebih dari dua ribu buah foto kristal air terdapat di dalam buku “Messages from Water and The Universe” yang dikarangnya sebagai pembuktian kesimpulannya sehingga hal ini berpeluang menjadi suatu terobosan dalam meyakini keajaiban alam. Emoto menyimpulkan bahwa partikel air dapat dipengaruhi oleh suara musik, doa-doa dan kata-kata yang ditulis dan dicelupkan ke dalam air tersebut. 

Begitu dahsyatnya pengaruh dari reaksi yang diperlakukan pada sebuah benda. Percobaan-percobaan tadi hanya dilakukan pada benda mati. Bayangkan apa yang akan terjadi dengan anak-anak kita, pasangan hidup kita, rekan-rekan kerja kita, dan orang-orang di sekeliling kita, bahkan binatang dan tumbuhan di sekeliling kita pun akan merasakan efek yang ditimbulkan dari getaran-getaran yang berasal dari pikiran, dan ucapan yang kita lontarkan setiap saat kepada mereka. 

Maka sebaiknya selalulah sadar dan bijaksana dalam memillih kata-kata yang akan keluar dari mulut kita, kata-kata yang kita tulis, demikian juga kendalikanlah pikiran-pikiran yang timbul dalam batin kita. Saatnya kita bertanya pada diri kita, sudahkan kita berpikiran, berkata-kata, berbahasa dengan menyalurkan energi positif? Kita tidak perlu mencari contoh jauh-jauh. Perhatikan diri kita, jabatan kita yang selalu kita anggap sebuah prestige yang harus dihormati.

Rakor FKUB: Memperkokoh Kesatuan Tokoh Lintas Agama

FKUB se Prov.Jambi

Forum Kerukunan Umat Beragaama (FKUB) Provinsi Jambi bertempat di Hotel Tepian Ratu Kota Jambi, Rabu 23 Nopember 2022 dihadiri FKUB Kabupaten / Kota Se-Provinsi Jambi

H.Afandi

Kegiatan Rakor FKUB dibuka langsung oleh asisten I setda Provinsi Jambi bidang Pemerintahan dan Kesra H.Arfani Syarifuddin mewakili Gubernur Jambi H.Al Haris dalam sambutan yang dibacanya kegiatan Rakor kali ini merupakan kebanggaan bagi kita semua dapat bersama dengan tokoh Agama semoga dapat melahirkan poin-poin penting untuk membangun keumatan lintas agama, saat ini kita disebukkan oleh derasnya informasi baik itu benar dan salah, bagi kita sebagai penerima informasi tersebut harus di teliti kebenaran apalagi informasi yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan yang meakibatkan perpecahan diantara kita, di NKRI ini, statusnya sama tidak ada perbedaan oleh karena itu bangun persatuan yang kuat sehingga kita selalu dalam kedamaian dan kenyamanan, kerja keras kita diharapkan. Sebagai salah satu amanat dalam PBM nomor 9 tahun 2006 tentang FKUB organisasi ini bukanlah di bentuk oleh pemerintah akan tetapi dibentuk oleh Masyarakat yang di fasilitasi oleh pemerintah, kerukunan umat beragama di Provinsi Jambi sangat dibutuhkan untuk menjaga persatuan lintas Agama.

Lanjutnya.Keberadaan FKUB merupakan mediator, fasilitator dan sebagainya menjadi peran penting dapat mengawal masyarakat lintas agama, sehingga umat beragama di Jambi berjalan dengan baik.

sebelumnya H.Mukti Kaban Kesbangpol Provinsi Jambi dalam laporannya menyampaikan rakor kali bertujuan silaturrhim FKUB dan Tokoh Lintas Agama Provinsi Jambi untuk menyampaikan kembali Peraturan Bersama Menteri Nomor 9 Tahun 2006 tentang FKUB termasuk tugas dan tanggung jawab FKUB sehingga dapat di pahami dengan baik terutama membangun keumatan di Provinsi Jambi, kegiatan ini di hadiri oleh para tokoh agama Se-Provinsi Jambi

Turut hadir dalam rakor ini para tokoh lintas agama, dari kepolisian,TNI dan BIN sebagai nara sumber rakor ini ketua FKUB Prov. Jambi Prof.Hasbi Umar, wakil Ketua FKUB Prov.Jambi KH.A.Kadir Husein

Narasumber Rakor FKUB